Desa Gobleg yang sejak lama sudah dikenal sebagai penghasil Bunga Hortensia atau yang dikenal oleh banyak kalangan dengan sebutan Bunga Sador, Bunga Kembang Seribu, Bunga Hidragea dan masih banyak sebutan lainnya yang berbeda di setiap daerah, namun belangan ini masyarakat mulai dibuat resah dengan adanya penyakit yang menyerang tanaman tersebut apalagi bagi masyarakat yang khususnya di Banjar Dinas Asah sangat mengandalkan hasil hasil jual beli bunga tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok, diketahui Bunga Hortensia saat ini sudah beredar ke seluruh bali dengan adanya banyak pedagang dari luar daerah yang mulai melirik bunga tersebut menjadi ladang bisnis.
Penyakit yang menyerang terbut diketahui sejak 1 tahun belakangan ini, tanaman tersebut sakit dan mati dan menjalar ke sekitar layaknya virus yang menyebar, menanggapi hal tersebut yang dinilai mengancam penghasilan utama masyarakat sebagai penggerak ekonomi masyarakat Perbekel Desa Gobleg I Made Separsa dengan segera bersurat ke Dekan Fakultas Pertanian Universitas Panji Sakti untuk meminta bantuan untuk menanggulangi dan mengendalikan penyakit yang belum diketahui penyebabnya tersebut.
Semoga dengan usaha tersebut bisa mendapatkan respon untuk ditindak lanjuti.